Berikut ini adalah 10 daftar nama orang orang yang memiliki kisah sukses orang-orang yang pernah jungkir balik ekonominya. Berikut adalah kisah latar belakang para CEO yang kini menukangi perusahaan-perusahaan besar. Tapi jangan berpikir mereka menjadi “juara” berkat warisan nenek moyang, karena siapa sangka dulunya mereka hanyalah seorang tukang masak ataupun loper koran. Kerja keras dan nasib baik telah mengantarkan mereka hingga ke posisi puncak.
Siapa yang menyangka CEO Exxon Mobil Rex Tillerson dulunya adalah seorang pengasuh bayi. Atau CEO JP Morgan Chase James Dimon yang ternyata dulunya adalah tukang menggoreng kentang.
Bagaimana para CEO dan milyuner dunia itu merintis karirnya? Berikut berbagai cerita tentang pekerjaan awal para CEO perusahaan-perusahaan besar dunia, seperti dikutip dari CNBC, Senin (30/1/2012).
1. Doug McMillon, President dan CEO of Wal-Mart Stores Inc
2. Michael Dell, Dell
Dell Inc, perusahaan teknologi informasi yang berbasis di Texas dinamakan sesuai dengan pendiri dan CEO-nya, Michael Dell. Dell didirikan pada tahun 1984. Pada tahun 2011, majalah Forbes memperkirakan kekayaannya mencapai US$ 15 miliar, sehingga Dell berada di jajaran orang terkaya di dunia. Perusahaannya berada di posisi ke-21 dari daftar Fortune 500.
3. John Dasburg, ASTAR Air Cargo
4. T. Boone Pickens, BP Capital Management
T. Boone Pickens adalah CEO of BP Capital Management. Menurut majalah Forbes, kekayaan Pickens mencapai US$ 1,4 miliar. Ia mulai bekerja sejak usia 12 tahun sebagai pengantar koran di Holdenville, Oklahoma dengan pendapatan 28 sen per hari. Pickens menghargai pekerjaan dengan memberikan perasaan merdeka untuk pertama kalinya.
Ia mengaku dengan mencoba menarik uang dari konsumen yang tidak mau membayarnya adalah sebuah pelajaran berharga. Anda harus gigih jika ingin mendapatkan tujuan Anda. Anda tak pernah tahu pekerjaan yang setiap hari Anda kerjakan akan menuntun Anda kemana, jadi Anda harus melakukan apapun untuk hal yang Anda kerjakan,” kata Pickens.
5. Terry Lundgren, Macy’s
Ia bergabung dengan Federated pada tahu 1975 dan bekerja untuk divisi Bullocks Wilshire di Los Angeleas. Pada tahun 2005, ia mengkoordinasi merger antara Federated dan May Department Stores Inc dan pada tahun 2007, entitas baru yang dikenal Macy’s Inc berdiri. Dan kini, Macy’s masih tetap salah satu peritel terbesar dunia.
6. Clarence Otis, Jr., Darden Restaurants
Ketika Otis bergabung dengan perusahaan itu sebagai keuangan pada tahun 1995, ia telah memiliki pengalaman di bidang jasa makanan. Pada usia 17 tahun, ia memulai pekerjaan pertamanya di restoran bandara Los Angeles dengan upah US$ 3,5 per jam. Ia mengatakan, melayani banyak orang dengan gaya pikiran yang berbeda-beda mengajarinya cara pendekatan yang berbeda untuk setiap situasi dengan pikiran dan gaya yang segar dan positif.
7. Jack Schuessler, Wendy’s International
Pekerjaan pertama Schuessler adalah mengangkut kotak-kotak dari pabrik di St. Louis dengan upah US$ 2,45 per jam. Ia mengaku pekerjaan awalnya yang berulang-ulang secara moral lebih membunuh sehingga membuatnya sulit termotivasi selama 8 jam per hari. Meski tidak menikmati pekerjaannya, ia mengaku belajar banyak dari pekerjaannya itu. “Tunjukkan, Jika Anda tidak menunjukkan, Anda tidak akan dibayar”.
8. Bill Watkins, Seagate Technology
Karir Watkins sebelum di posisi puncak cukup unik. Setelah lulus SMA pada tahun 1971, ia bergabung dengan tentara AS dan bekerja sebagai medis di pangkalan Missouri. Setelah meninggalkan pasukan AS, ia berkerja shift malam di rumah sakit jiwa dengan tanggung jawab menangkap pasien yang kabur.
Kemudian ia meninggalkan karirnya dan pergi ke California, sebelum akhirnya bekerja di produsen floppy disk Xidex di Silicon Valey. Sejak itu, ia menekuni pekerjaannya di sektor teknologi.
9. Michael Morris, American Electric Power
Morris memulai karirnya pada uais 11 tahun sebagai pengantar koran di Toledo Blade, Ohio dengan pendapatan US$ 5 per hari. Ia meyakini pekerjaannya itu membuatnya memiliki perilaku yang baik dan juga untuk industri. Kini, ia menerapkan kualitas tersebut untuk pekerjanya dan mempromosikannya setelah itu.
10. Susan Story, Gulf Power Company
Gulf Power Company adalah sebuah perusahaan elektrik yang berbasis di Florida. Mereka melayani 400.000 konsumen di wilayah seluas 7.000 mil persegi mulai dari Florida, Alabama hingga Teluk Meksiko.
Sumber : secangkir motivasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar