Tak ada satu pun manusia di dunia ini yang mampu menandingi kekuasaan
Tuhan, karena Tuhan Sang Maha Kuasa dan pencipta segala alam semesta.
Namun rupanya, fakta ini seolah tak berlaku bagi beberapa manusia
berikut. Mereka sama sekali tidak meyakini Keesaan Tuhan. Dengan beragam
alasan, mereka menjadikan diri mereka Tuhan bagi dirinya sendiri dan
juga bagi sebagian umat yang menjadi pengikutnya. Meski pun begitu,
tetap saja ada orang-orang yang mempercayainya. Seperti apa kisahnya?
Berikut ini kisah 7 Orang Yang Menganggap Dirinya Sebagai Tuhan.
1. David Shayler
Seorang pria asal Inggris yang bernama David Shayler, mengaku
dirinya adalah Tuhan. Mantan anggota agen rahasia di Inggris dan mantan
seorang jurnalis ini mengaku dan mengklaim dirinya mempunyai kekuatan
Tuhan, yakni kekuatannya yang dapat mengatur cuaca, menghentikan
kejahatan, dan menurutnya yang paling penting adalah dirinya dapat
memprediksi hasil dari suatu pertandingan. Selama 15 tahun lamanya, David Shayler ini kerap membuat pernyataan omong kosong mengenai berbagai teori konspirasi dunia. Selain itu, David Shayler juga mengaku bahwa dirinya sebagai Tuhan karena ia mengaku memegang kunci rahasia kehidupan abadi.
2. Mitsuo Matayoshi
Seorang politikus asal Jepang yang bernama Mitsuo Matayoshi, adalah
seorang pemimpin kelompok organisasi yang bergerak dalam bidang ekonomi
politik. Ia mengaku dirinya sebagai Tuhan. Dalam dunia politik, pria
ini sudah 9 kali mengikuti pemilu, di saat itu pula dirinya selalu
gagal. Karena itulah, untuk dapat menggalang massa, Matayoshi Mitsuo
memproklamirkan dirinya sebagai Tuhan. Ia pun melengkapi namanya dengan
sebutan Tuhan satu-satunya Matayoshi Mitsuo.
Selain itu, Mitsuo mempunyai konsep politik yang berbasis agama. Dalam rencana programnya, ia akan menjadi sang pengadil terakhir.
Hal tersebut harus ia lakukan dalam dunia politik. Jia para pengikutnya
percaya bahwa dirinya adalah Tuhan, maka sudah tentu mereka akan
memilih Mitsuo dalam pemilu politik selanjutnya.
3. Jim Jones
Di era tahun 1970-an, sosok pria yang bernama asli James Warren Jones ini begitu dikenal sebagai pemimpin sekte People Temple.
Pria ini mengaku bahwa dirinya adalah jelmaan dari beberapa Tuhan dari
beberapa agama yang ada di dunia. Dalam menyebarkan ajarannya itu, Jim
Jones menggunakan misi antar ras yang menunjukkannya bagi orang sakit,
gelandangan, dan pengangguran. Penyebaran sekte pimpinannya ini terpaksa
harus dipindahkan ke Guyana di Amerika Selatan, karena pemerintah
negara bagian Indiana di Amerika Serikat menganggap ajaran Jim Jones ini
bermasalah.
Jim Jones mengajak umatnya untuk memandang kematian sebagai hal yang
penuh kenikmatan. Karena itulah, dengan khotbah-khotbah yang penuh
kebohongan, Jim Jones meyakinkan umatnya untuk berpindah ke dunia baru
dengan cara melakukan bunuh diri massal. Menurutnya, cara ini adalah
salah satu langkah untuk memasukkan umatnya ke surga. Ajaran yang salah
ini telah membuat 914 pengikutnya tewas pada tahun 1978 di Guyana,
Amerika Selatan.
4. Alan John Miller
Kehadiran Alan John Miller telah menggemparkan masyarakat Australia.
Pasalnya, pria berusia 47 tahun ini menganggap dirinya sebagai Tuhan. Ia
adalah pemimpin gerakan kebenaran ilahi di negeri kanguru. Ia meminta
kepada para pengikutnya untuk menggalang dana sebagai dukungan terhadap
kepercayaan tersebut. Alan mengakui dirinya sebagai Tuhan setelah ia
mengaku telah mendapat wahyu langsung pada tahun 2007 saat ia sedang
mengikuti doa bersama dengan umat lainnya. Akibat pengakuannya ini, ia
harus menghadapi perceraian oleh istrinya.
5. Shoko Asahara
Shoko Asahara menganggap dirinya adalah Tuhan yang datang dari
negeri sakura Jepang. Pria kelahiran 1955 ini merupakan pendiri dari
pemimpin sekte Aum Shinrinkiyo, yakni semua ajaran yang memadukan
beberapa agama yang ada di dunia. Ia mengaku memiliki kekuatan
supranatural dan telah memperoleh suatu pencerahan. Menurut Shoko, dunia
ini ditakdirkan untuk kehancuran. Dan dirinya mengaku sebagai Tuhan
akan memimpin umatnya menuju keselamatan. Karena alirannya ini
mengajarkan tentang kehancuran dunia, Shoko bersama pengikutnya
melakukan serangan bom kereta api bawah tanah di Jepang.
Aksi tak terpujinya tersebut mengakibatkan tewasnya 13 orang dan melukai
500 orang lainnya pada tahun 1995. Pada tahun 2004, Shoko divonis
hukuman mati, namun proses eksekusi yang seharusnya dilakukan pada tahun
2012 lalu, ditunda karena harus melakukan proses penangkapan terhadap
anggota Aum Shinrinkiyo yang masih dalam proses pencarian.
6. Ignacio Gonzalez de Arriba
Negara Meksiko dihebohkan dengan kasus Ignacio Gonzalez de Arriba yang mengaku dirinya sebagai Tuhan. Ia memimpin aliran sekte "Defenders of Christ", yaitu sebuah ajaran sesat yang merekrut sejumlah perempuan untuk melakukan hubungan tak lazim atau hubungan seks.
Karena menganggap dirinya sebagai Tuhan, Ignacio memiliki sebuah
peraturan sendiri. Di antaranya adalah melarang para anggotanya mandi,
memaksa para pengikutnya memakan daging mentah, dan melakukan praktek
prostitusi
Ajaran sesat ini semata-mata demi mencari kepuasan dan keuntungan
pribadi. Bahkan, Ignacio mengharuskan kepada para pengikutnya membayar
sejumlah uang. Atas ajaran sesat dari Ignacio ini, pihak kepolisian
Meksiko menahan Ignacio dan semua para pengikutnya.
7. Sergei Torop
Dengan penampilannya berambut panjang, berjanggut, disertai dengan jubah
dan bertutur kata halus, seolah memberi kesan sebagai sosok pria suci.
Penampilan ini selalu dibawa oleh Sergei Torop yang mengaku dirinya
sebagai Tuhan. Mantan polisi lalu lintas ini adalah pemimpin spiritual
bagi 5.000 pengikutnya.
Para pengikutnya bukan hanya berasal dari kalangan rakyat biasa, tetapi
juga kaum intelektual, kalangan artis, dan pekerja profesional lainnya.
Menurut pengakuan Sergei, ia memutuskan untuk berhenti menjadi polisi
setelah sesuatu membangunkannya. Ajarannya ini mengharuskan para
pengikutnya berjalan kaki dan menjadi seorang vegetarian untuk menahan
diri dari keburukan karena ia menganggap dunia akan kiamat. Ajaran sesat
Sergei merupakan salah satu ajaran kebohongan, karena bertujuan untuk
menuai keuntungan bagi dirinya sendiri. Hal ini dibuktikan dengan sepak
terjang Sergei dalam hal menyebarkan agama yang dibiayai oleh
pihak-pihak tertentu.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar