Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Oktober 2014

Hari ini Lebih baik dari kemarin !

Uang Harus berfungsi Soaial.

Belum lagi genap dua jam postingan saya tayangkan, saya dikejutkan oleh riinng suara HP yang belum saya keluarkan dari saku. Seorang sahabat yang baru dua tahun ini memasuki masa pensiun tertawa terkekeh kekeh diujung sana, disela tawanya katanya Ia secara tak sengaja menemukan blog milik PWRI Kota Bandar Lampung, lalu bersegera mengklik beranda dan menemukan postingan saya yang paling baru pada waktu itu, tepat karena postingan itu belum lagi berusia dua jam, masih hangat untuyk dibicarakan.

Ente keterlaluan katanya, mau dapat apa pensiunan disuruh bisnis rujak ... cobalah bisnis yang agak bermutu sedikit katanya. Janganlah menjadi tukang rujak ..., kapan uangnya akan terkumpul.  Saya kata anda benar. Tetapi kurang benar bagi mereka yang pensiunan pas pasan, tabungan mereka hanya uang pensiunan yang mereka dapatkan dari Tasepnm yang besarnya mungkin sekitar 30-an jt. rupiah. Bisnis rujak buah nyaris tak ada resiko, yang penting kita harus mengejar pelanggan, datangi pelanggan, bila perlu selangkahpun mereka tak perlu ljalankan untuk mendapatkan rujak kita itu. Bisnis kuliner harus untung 100%. modal lima puluh ribu rtupai harus menjadi seratus ribu rupiah.

Prinsipnya hari ini harus lebih baik dari kemarin Kita punya uang dua ratus ribu rupiah dibelanjakan hanya habis sekejap dengan berjualan rujak buah uang dua ratus ribu bisa menjadi empta ratus ribu rupiah. Yang penting mereka harus pandai membuat pelanggan. Cari pelanggan itu di kampus, di kantor kantor dan dimana saja. Jarang orang yang tidak suka makan rujak. Maka pangsa pasar rujak itu cukup luas adanya.

Bagi anda yang memiliki uang lumaian, janganlah uang itu hanya disimpan di bank. menyimpan uang di bank itu tidak menarik, bunga keuntungan hanya kecil sekali, jangan berharap keuntungan hanya dari menabung. Ung itu sebaiknya memiliki fungsi sosial, agama tidak melarang kita punya uang banyak, tetapi uang itu harus memiliki fungsi sosial, yang itu bisa dimanfaatkan untuk menghidupi sejumlah orang, dan kita bisa berbagi keuntungan dengan siapapun dengan yuang yang kita fungsikan dengan fungsi sosial itu. Ibarat kata walaupun hanya dengan bisnis rujak buah tetapi dengan partai yang lebih  besar dan dalam waktu yang bersamaan berarti kita telah membuat peluang kerja bagi orang lain, dan  selain kita juga mendapatkan keuntungan dari situ, maka uang kita juga telah memili fungsi sosial bagi orang lain. Bisnis rujak buah ... hehehe .... mengapa tidak.

Senin, 27 Oktober 2014

Jualan Rujak Buah Mau ... ?

GAGASAN REMEH TETAPI JALAN LEBIH BAIK 
DARIPADA GAGASAN BAGUS TETAPI TAK KUNJUNG MULAI.

Anda pensiun takut nganggur, gaji kecil, kebutuhan naik, penghasilan berkurang. Kesehatan menurun. Jangan takut, jangan gusar, jangan gelisah, dekatkan diri kepada Tuhan karena yang membagi rejeki hingga saat ini dan sampai akhir zaman adalah Tuhan. Maka yang penting jaga kesehatan, mulai hari ini anda boleh bisnis kecil kecilan.  Modak kecil banget, kamu pasti bisa. Apa itu... jualan rujak buah ... mau ? Teruskan membacanya
Bikin dulu ala kadarnya, suruh orang lain terutama ibu ibu untuk ikut nyicip, minta evaluasi akan rasanya, terimalah keritikan secara ikhlas, camkan dan jangan ego. Kalau para ibu ibu bilang rujak buah anda sedap mulai besok anda bisa bisnis, Anda akan menjadi pebisnis ulung yang sukses, yang penyting bismillah .... mulai melangkah. Lebih baik gagasan remeh tetapi segera dimulai, daripada gagasan cemerlang tetapi gak pernah jalan.

Untuk itu  inilah resep cara pembuatan. Hayo mulai bisnis, sebentar lagi anda akan jadi pebisnis yang sukses ..... ! hayo hayo hayo .... antar sendiri ke pembeli .... jangan cuma nunggu diemperan toko.Yang suka rujak itua buuaanyaaak.

Rujak adalah salah satu makanan khas Indonesia yang cukup populer. Rasanya yang segar cocok di santap pada waktu siang hari ketika terik matahari sedang menyengatkan sinarnya. Ada beberapa jenis rujak yang ada di Indonesia seperti rujak cingur, rujak bebek, rujak jihu rujak buah dan sebagainya. Nah pada kesempatan kali ini yang akan kita bahas adalah Resep Rujak Buah.

Selasa, 22 April 2014

Prospek Bisnis Bakso Malang Cak Eko

Tips Berbisnis Warung Bakso

TIPS ber BISNIS WARUNG BAKSO

PAK INDRA, BAKSO SRINTIL


BAKSO SRINTIL, SEMANGKOK CUMA Rp. 4000
Bisnis bakso sekarang menjadi pilihan banyak orang. Bisnis bakso termasuk bisnis yang gampang-gampang susah, banyak pengusaha bakso yang berjaya sampai menjadi seorang  milyader hanya dengan bisnis bakso, tetapi tidak sedikit yang terjatuh ketika mencoba menjalani bisnis bakso hanya dalam hitungan bulan.
Beberapa model bisa dikembangkan dalam bisnis bakso ini. antara lain Bisnis bakso dengan model tenda kaki lima, bisnis bakso dengan model gerobak keliling, bisnis bakso dengan model Restoran Bakso yang lebih elit, atau  bisnis bakso yang hanya menjual pentol bakso dalam plastik vakum (biasanya untuk supermarket).
Untuk kelas harga bakso juga sangat beragam, tergantung segmen pasar yang akan dimasuki.
Saat ini bisnis bakso memang banyak mendapat persaingan dari bisnis kuliner yang dikembangkan dari negara asing maupun dalam negeri, seperti Ayam goreng, hamburger, pizza, kebab dan lain-lain, tetapi peluang dari bisnis bakso tetap terbuka, mengingat jumlah penduduk Indonesia yang besar sekali, apalagi kalau bisa mengembangkan sayap sampai luar negeri...luar biasa kan.


ada  sedikit Tips membuka warung bakso dari saya, langsung saja.

  1. Punya persiapan MODAL
  2.  Kuasai ILMU PEMBUATAN BAKSO.
  3.  Sebelum berbisnis bakso, saya sarankan anda untuk studi pasar, apakah persaingan bisnis bakso di   daerah  anda sudah sangat ketat. Bila sudah sangat ketat, mending kita cari daerah lain yang masih potensial. Bila menemukan daerah yang potensial, silahkan anda pilih tempat yang paling strategis menurut anda. Dulu saya pernah mempraktekkan memilih JALUR JALAN YANG TEPAT untuk jualan, dengan cara menghitung dan mencatat lalu lintas yang lewat dan memilah-milah kendaraan yang lewat berasal dari dalam kota atau luar kota. Saya lakukan kegiatan itu selama tiga bulan, cuma duduk melihat orang lewat hehehe. Olah data anda, Kendaraan dari luar kota, sangat potensial, biasanya rombongan, mereka cenderung royal dan siap duit untuk jajan. mungkin karena Musafir ya.... Kuncinya  JALUR JALAN YANG TEPAT    
  4. Setelah memilih tempat paling baik menurut anda, Siapkan semua peralatan tempurnya. Kita siap jualan.Sangat bagus kalau ada fasilitas Toilet. Kuncinya KEBERSIHAN
  5. IKLAN SPANDUK yang di pasang di jalan-jalan dekat warung kita, semakin banyak spanduk, semakin baik.
  6. Dalam berjualan kunci utama adalah selalu TERSENYUM kepada pembeli.
  7. ULET DAN KONSISTEN, karena kita baru merintis dan belum punya nama.
  8. Jangan lupa BERDOA kepada Tuhan YME, dan kalau sudah laris, jangan lupa berzakat.

Nah kalau kita simpulkan kata kuncinya adalah | modal | ilmu pembuatan baksojalur jalan yang tepat | kebersihan  | IKLAN | tersenyum | ulet dan konsisten | berdoa |


kalau anda mempunyai tambahan tips, silahkan bagi ilmunya di sini

Ditulis oleh : P. Gun

Sabtu, 25 Mei 2013

Cara Melapis Kek Karamel.

Cara Membuat Es Pisang Ijo [Ika Fiyonda Putri - Ala Resto] #Resep

Cara Membuat Bakso Jumbo / Tennes dengan Mesin Bakso Sistem Sendok.



Tri Setyo Budiman adalah seorang wirausahawan sukses asal Madura yang lahir pada 24 Juli 1961. Ia adalah seorang sarjana teknik kimia lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) tetapi lebih memilih untuk terjun di dunia wirausaha dengan membuka gerai bakso yang ia namakan “Bakso Ino”.
Pria berumur 51 tahun ini sebenarnya memiliki jabatan yang cukup tinggi saat ia menjadi karyawan di sebuah perusahaan asal Amerika Serikat, yaitu “William Russel Grace Company”. Tri merupakan seorang manajer pemasaran yang kala itu digaji cukup besar dan mendapat beberapa fasilitas seperti tunjangan rumah dan mobil dinas. Tapi, ia malah memutuskan untuk pensiun dini dari perusahaan tersebut dan terjun ke dunia wirausaha yang mana harus ia bangun dari nol lagi.
Berbekal uang pensiun dari perusahaan, Tri kemudian membuat sebuah gerobak bakso. Hal yang mengundang simpati sekaligus menggelitik adalah, saat ia mencoba menyalakan api dari kompor, gerobaknya ludes terbakar. Dengan tidak menyerah, ia membuat satu gerobak lagi dan lantas ia gunakan untuk berdagang bakso keliling.