Kamis, 21 Juli 2022

BILA BAIK, MARI KITA GANDENG DINAS PENDIDIKAN UNTUK IPPK





PENGANTAR, niat Pengurus PWRI Dikbudparpora perlu kita berikan dukungan agar dapat melancarkan berbagai programnya, sekdar bandingan berikut ini kami kutipkan bahwa Dinas Pendidikan Kota Pekalongan  telah membentuk Ikatan Pensiunan Pendidikan dan Kebudayaan, hal tersebut tertuang dalam berita yang ditampilkan pada Bulan Januari 2022  di bulletin yang diterbitkan oleh Pemda setempat.

Menurut hemat saya model seperti itu boleh juga ditiru, dan kita berharap PWRI Dikbudparpora ikut membantu terbentuknya, bila IPPK yang ada sekarang adalah organisasi yang tidak memiliki garus vertikal Kabupate, Provinsi hingga Nasional. Saya kita banyak hal yang nantinya bisa saling membantu antara satu dengan yang lain sambil kita memantapkan peran peran PWRI sebagai Organisasi Pensiunan Sipil. 

Tentu tentang hal ini kita akan lebih mendalami apa dan bagaimana organisasi pensiunan Pendidik


KUTIPAN BERITA

Kota Pekalongan - Dinas Pendidikan Kota Pekalongan membentuk lembaga Ikatan Purnakaryawan Pendidikan Kebudayaan (IPPK) yang berlokasikan di area Kantor Dinas Pendidikan setempat. IPPK sendiri merupakan sebuah lembaga atau paguyuban para pegawai di Dinas Pendidikan setempat yang telah pensiun.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Zainul Hakim, SH, MM mengungkapkan bahwa anggota IPPK merupakan para purna karyawan dari Dinas Pendidikan baik tenaga pendidik , pendidik maupun karyawan struktural yang setiap bulannya ada iuran secara sukarela, dimana dana itu dihimpun dan langsung disetorkan ke pengelola yang ada di Provinsi. IPPK Kota Pekalongan diketuai oleh Dai Wardoyo.

“Menurut informasi,  ini satu-satunya hanya ada di Jawa Tengah. Kegiatannya adalah salah satunya berupa bantuan sosial, misal ada anggota yang meninggal dunia, maka kepada ahli warisnya diberikan uang takziah senilai Rp17,2 juta,” ucap Hakim, Selasa (4/1/2022).

Hakim menyebutkan, pada hari Jumat kemarin, jajaran Dinas Pendidikan khususnya yang tergabung dalam IPPK berkoordinasi dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) baru menyerahkan uang takziah kepada ahli waris sebanyak 6 orang diserahkan 6 orang ahli waris baik dari tenaga pendidik, kepedidikan maupun anggota dari unsur birokrasi sebagai bentuk menggalang kebersamaan antar karyawan dibawah Dinas Pendidikan Kota Pekalongan.

“Dari tenaga non ASN pun bisa ikut berpartisipasi ikut iuran, sejauh ini memang sementara menyalurkan uang takziah, kalau di KORPRI namanya santunan duka,” pungkasnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar