Kamis, 01 September 2022

TOLONG YA PAK SELAMATKAN UANG PENSIUNAN KAMI .. hehe

SEMOGA SAJA YANG KITA LIHAT SEBAGAI FITNAH TERNYATA BERKAH.


WAJAR DONG KALO kami sebagai pensiunan juga ketar ketir jika ada penggunaan gajjh pensiunan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, apalagi ini lagi jamannya Sambo yang membuat kami tarik nafas panjang, karena ternyata ada aliran dana yang berasal dari perjudian, penyelundupan dan pelacuran, sehari hari kami di jejali berita berita yang tak sedap dan akan mengancam keselamatan Bangsa. Harapan kami semoga hukum bisa ditegakkan, yang bersalah dihukum berat, dan lembaga Kepolisian bisa segera membenahi diri. Ini bakal rumit Bosh karena Ahli Hukum  mengaitkan dengan Kasus Penembakan KM 50 . 

Lawadalah ada berita yang haru kita saring kebenarannya yaitu rencana penggunaan dana PT Taspen untuk mensukseskan tercapainya Pilpres 2024 yang akan datang. Waduh ... ksalo boleh berharap kepada mereka yang sedang berkuasa , tolong dong . selamatkan Uang Pensiunan kami ... hehe. 

Semoga saja berita ini hoax dan kalaupun seandainya  benar ada program itu  pemenangan calon tertentu dalam Pilpres 2022 yang akan datang maka secepat mungkin diambil tindakan propentip dan jika sudah jelas siapa siapa dibalik itu maka secepatnya ambil tindakan yang konkrit agar gaji pensiun kami yang kecil bisa termasuk yang diselamatkan, tetapi sebelumnya berikan Pengacara Qomarudin  Simanjuntak untuk mnjelaskan terlebih dahulu. 

Walaupun bagaimana kita harus berterima kasih kepada beliau yang telah bicara sebelum semuanya terjadi. Kita menangkap adanya kemulyaan sikap beliau ketika beliaupun tak segan segan mengkritik Prinsiwa dan Penanganan Kasus KM 50, dan kita juga berharap dihentikannya Saling cerca Antara Cebong dan Kampret serta memami maki Kadrun, berkacalah kepada Qomarudin yang Non Muslim itu berdasarkan ilmu dan prinsip keadilan yang bel;iau dalami agama seharusnya tak menghalani orang untuk berbuat adil.  Semoga Indonesia biosa lebih baik. 

Jangan lupa ya Pak Selamatkan Uang gaji pensiun kami hehe ...  ini rintihan pensiunan opegawai kecil Pak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar