Jumat, 04 November 2022

SEBUAH TESTIMPNI LAGU GAMOLAN SAKTI

INI LAGU KAMI UNTUK RAOINI


APA KABAR PAK FACHRUDDIN  seseorang menyapa penuh hormat dan penuh persahabatan, Kabar Baik ... jawab saya penuh tanda tanya,  melihat saya berwajah bimbnag laly orang tadi meyakinkan saya .... "Kita Satu Alumni ... Pak ...".  Kita sama sama Alumni PGA .... sepontanwajah saya mulai sumeringah ... kapan terakhir kita berjumpa ... tanya saya .... memang belum pernah berjumpa Pak .... baru kali ini ....saya tak mampu menyimpan kecemasan saya ... Siapa namanya ... ?  Saya Khan Pak ... wajah penuh selidik dan menyimpan tanda tanya tak mampu saya sembunyikan ... dimana bekerjanya ... Saya kerja di Unila Pak .... katanya seperti dalam nada kecewa. Oh ya ... terima kasih sudah menyapa saya ... kata saya terasa hambar. Hasyim .... menuju tempat duduknya. dan saya melanglkahan  kaki ... sekedar untuk melalkukan sesuatu saja tampa tujuan. 

Yaa ... saya ingat ... Dia Pasti Hasyim Gamol .  Beberapoa hari sebelumnya, Saya mendengar Pak Budi   






 



Selasa, 01 November 2022

LANGKAH YANG AKAN DITUNJUK SEKSI HUMAS KOMUNIKASI

PWRI SEDANG MENGALAMI PERUBAHAN DAN BUTUH KOMUNIKASI 


PERIODE KEPENGURUSAN  Organisasi Pensiunan PWRI  kali ini akan mengalami perubahan yang fondament sekali karena dalam banyak aspek meman situasi dan kondisi yang sejatinya oleh PWRI harus disiasati dengan berbagai perubahan perubahan, tetpi ternyata perubhan perubahan fundamental yang disiapkan dengan cara melaksanakan PraMunas  untuk dibahas dan disyahkan pada saat Munas, tetapi ternyata bagaikan sebuah salto ternyata PWRI tak jua memutuskan sesuatu yang berarti dalam mengantisipasi perubaha perubahan yang akan dilakukan oleh Pemerintah dengan menerbitkan Undang Undang yang terkait dengan pelayanan terhadap para Pensiunan dalam upaya mencapai hak haknya.  Itulah maka sebabnya lalu lahirnya Organisasi yang akan menampung Para Pensiunan, dan Organisasi ini telah dideklarasikan, dan diharapkan perubahan ini tidaklah menjadi masalah yang pelik bagi PWRI dan segenap Pengurus PWRI  dengan memanfaatkan kedewasaannya dapat memberikan kesejukan kepada semua pihak sehingga para pensiunan dapat dengan mudah bisa mengakseskan  segala hak hak kepensiunannya, karena dengan cara itu maka perpindahan atau perubahan dari PWRI ke IP Indonesa  kan berlangsung secara lancar. 

Tulisan ini tertuju kepada Fachruddin, Wilson, Anggraini Latif, Yunus Mustabin, Didik Suharto, Sukarjo, Suroto  A. Syafei. Kepada delapan orang yang tergabung dalam Seksi Humas dan Publikasi Pengurus Persatuan Wresatama  RI  SubUnit Dikbudparpora Provinsi Lampung Periode 2022-2027 . Pada saat rapat di Kediaman Saudara kita  Asnan Sabirin. Pada saat itu memang acaranya yang paling pokok adalah acara Temu Pamit dan Perkenalan  antara Pengurus Lama dan Penguruys Baru , Sambutan Perpisahan dari Bpk. Sudiyono SK. Sebagai Ketua Lama dan Sambutan perkenalan dari Ketua Yang Baru  Bpk Waluyo. Tetapi dalam pertemuan itu dimanfaatkan untuk penyampaia kata Awal dari masing Seksi Seksi, sebagai gambaran dari Rebncanma Kerja Periode 2022 - 2927. 

Dalam kesempatan ini sebagai seseorang yang diupercayai sebagai pihak yang menua-nuai Seksi  Humas dan Komunikasi secara berseloroh saya sampaikan kepada Ketua dan para hadirin pada saat itu bahwa Seksi Humas Dan Komuikasi sudah mulai melaksanakan tuigasnya untuk menyampaikan berbagai informasi yang ditandai oleh sekitar sepuluhan Youtube dan sekitar lima tulisan yang dimuat dalam bentuk media  Blog milik PWRI Dikbudparpora Lampung.  yang antara lain disebarkan dengan cara memanfaatkan media Group WA milik PWRI Dikbudparpora  Sebagaimana kita ketahui bahwa Pengurus PWRI Dikbudparpora mengelola Chunel Youtube, Blog dan Facebppk, selain itu semua anggota  diharapkan memasukkan nomor WA masing masing sebagai anggota yang yang sudah sebelumnya dibentuk. 

Saya berharap paling tidak  semua Anggota dari Seksi Humas dan Komunikasi bisa cepat merespon apa yang kita kirimkan secara profesional. atau etika seperti yang sering kita dengar dalam etika menggunakan alat komunikasi yang umum  seperti  (1)  Apa yang dikirimkan atu disebarkan oleh Seksi Komunikasi dan Dokumentasi Harus dilihat, untuk dibaca  sehingga memahami apa isi komunikasi yang disampaikan itu  jangan sampai ada Anggota Seksi Komunikasi Dokumentasi yang justeru tidak tahu menahu tetntang apa yang diedarkan. 

(2)  Setelah dibaca maka berikanlah respon setidaknya respon like atau suka, dan apabila menemukan sesuatu yang janggal dalam kontek komunikasi itu Segera laporkan Keada yabg bertanggung jawab. dalam aktivitas ini atau tanyakan kepada mereka yang kira kira memiliki pemahaman yang lebih dari yang lain. 

(3) Kirimkan Informasi kepada siapa siapa yang diperkirakan membutuhkan informasi yang akan kita sebarkan melalui sarana komunikasi yanh kita selenggarakan dan berbagai aplikasi yang kita gunakan baik itu lewat farum yang diselenggarakan oleh Google atau aplikasi lainnya.

Dalam meberikan komentar kami memilih fasilitas Youtube  dan Blog, yaoutube kami pilih untuk  menyiarkan dokumen dalam bentuk rangkaian foto dan atau vedeo, dan kadang pula kami memilih dalam bentuk naskah. Saya meminta kepada Seksi Humas dan Komunikasi dijadikan persom yang memiliki rasa tanggungjawab  untuk juga menyaring beritan dokumentasi apa yang harus disajikan di media yang kita kelola ini.

Jadilah sebagai pelopor untuk menghindari penyajian informasi atau dokumen yang ada kaitannya dengan masalah  Keorganisasian Kepensiunan, Kemanulaan, dan Kesehatan di luar Itu yang bileh diistimewakan adalahg masalkah Keagamaan dan Dan Kebudayaan  serta Politik yang terkit dengan Kepensiunan baik langsung ataupun tidakj langsung. Dam Tentui saja akan kita istimewalkan juga segala Kabar Berita tentang anggota kita terkait Kesehatannya, terkait perjuangnnya, Keteladanannya, Kebrhasilannya, dan jugta tidak kecuali tentang Berita duka agar kita lalai dalam aktivitas untuk menyampaikan rasa sukur, Rasa simpati, Rasa gembira dan juga rasa Dukacita.

Maksudnya jangan dibiasakan apalagi  dilakukan oleh Anggota Seksi Komunikasi Dan Dokumentasi menyajikan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan kitya dan organisasi kita. Memang tugas kita dari Seksi ini adalah banyak menyajikan Informasi dan Komunikasi serta Dokumentasi  tetang   sesuatu yang tidak ada kaitannya dengan Kepensiunan, Kelnsiaan serta kesehatan seperti yang diuraikan di atas. Dan dimohon kepada Kita sebagai Sesama pihk yang dipercayai untuk mengelola Seksi Humas dan Kamunikasi Organisasi kita ini. Pandai pandailah kita berbuat bijak sebijak mungkin jangan sampai ada pihak lain mempertanyakan status posting yang tidak ada gubungan dengn Organisasi kita ini. 

Sekali lagi bahwa Kita Sebagai Pengelola Seksi Humas dan Komunikasi ini justeru membantu Seksi Seksi lain yang dibebani melakukan sesuatu, maka tugas kita adalah menyiarkan dan ikut mendokumumentasikan atau menunjukkan Dokumentasi yang memeng perlu diketahui bersama. 

Berteima kasih kepada Seksi ini bila setelah membaca tulisan singkat ini maka respon baik mendukung atau mempertanyakan  agar apa yang kita lakukan ini bisa lebih bermanfaat. Tetapi reaksi atau komentar dimohon di tuliskan di dalam Blog ini ... bukan ditulis di halaman WA. Terima kasih.


Selasa, 27 September 2022

Pensiunan Lama Umur 60 Tahun Ke Atas || Rincian Gaji Pensiunan PNS Golon...

,  

  BAGAIMANA PULA NASIB LANSIA


HIRUK PIKUK untuk memfasilitasi pejalan kaki dan pengendara sepeda di Ibuka Jakarta  saja sempat memperlihatkan ketidak sepahaman diantara Pemimpin seperti berlomba untuk tidak memiliki  kepada Lansia yang lemah dan juga sekaligus miskin. Seolah mereka tak mempercayai bahwa pada suatu saat mereka akan tua, mungkin mereka akan lemah dan banyak diantara sesama yang bernasib miskin. Sehingga mereka yakin harus bergelap mata karena tidak seka dengan sesuatu yang bertentangan dengan keperluan subjektif politik secara kuran fair. Di Negra Ngara maju fasilitas pejalan kaki sangat ditamakan karena kampanya jalan kaki menjadi tren terkait dengan kesehatan dan keteraturan  sementara kita dijadikan bahan untuk menganulir hasil pembangunan Fasiltas pejalan kaki di Jakarta serta merta terancam kelanggengannya, konon karena pengendara mobil mewah merasa terganggu. Terlalu.

Sabtu, 24 September 2022

DARI KEJUTAN GAMOLAN CETIK SAMPAI KEHARUAN LUAR BIASA.

DIOERTEMUKAN GAMOLAN SAKTI 


KEMARIN SABTU, 24 September 2022 di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.  Di saat  saya sangat menikmati kehadiran digedung yang penuh kenangan itu.  Saya menghadiri sebuah acara yang diselenggarakan oleh PWRI Dikbudparpora (Pendidikan Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga) banyak sekali kenang kenangan yang tekait dengan Gedung di tempat acara itu dalam ingatan saya di situ bertahun tahun saya bekerja dan bersukaria. , dia menjadi sepesial bagi saya dalam pertemuan itu. Apa kabar Kak sapa seorang pria yang nampaknya masih sangat muda atau setidaknya jauh lebih mudah Dia bila melihat form wajah kami berdua. . Dia hadir di pertemuan itu dalam rangka mendampingi tim angklung PWRI Lampung. Dia sodorkan tangannya kepada saya, Apa kabar Kak ... ? Kita satu alumni di PGA ... hah betulkah ... tanya saya heran ... nama Kakak Fachruddin kan ... ?  betul ... !. Saya mencoba memutar ingatan tapi saya gagal menyangkutkan satu ingatanpun .... Maaf siapa NamaMu ... ?  Saya Hasyim Khan ... saya tambah bingung ... oh .., Kapan kita jumpa yang terakhir kalinya ... saya coba memancing ingtan ... Memang belum pernah ketemu Kak ... saya Heran mengapa dia seakrab ini. Saya Angkatan 81 di PGA Kak ... Saya Angakatan 74 kata saya ... kami seperti gagal menyatukan ingatan ...  Ok terima kasih sudah mengingatkan ... Hasyim Khan ... nampak kecewa dengan respon  dan ucapan  saya. Nampak dia kecewa sekali karena saya dianggap dingin.

Saya membutuhkan beberapa menit untuk menyegarkan igatan saya himgga 20 tahun yang lalu, Alhamdulillah ...  waktu tim angklung dan cetik (nama alat musik yang dibawa oleh Tim) ... saya berteriak keras dalam hati ....  segera saya yemua dan dan saya salami tangannya erat erat ... Kamu Hasim Gamol kan ... ?   Saya lihar wajahnya sangat gembira dan cerah sekali  Ya ... saya Hasim Camol ... katanya Kami berdua berjabatan lagi. Lalu ia bercerita bahwa Ia diminta mendampingi Ibu Ibu PWRI iuni. Saya mengucapkan terima kasih ... atas partiosipasinya. Dan memintanya untuk bersabar bila Ibu Ibu kami lambat dalam menangkap maksud Hasyim Gamol ... yang sabar ya ... kata saya ... penuh haru dalam pertemuan yang tak disangka sangka itu. 

Saya baru tahu tahu jika kami satu Abituren ... kami lulusan dari sekolah yang sama. Jika tak silap memang dalam akun youtube atau aku facebook identitas saya memang saya lengkapi dengan pendidikan, bisa jadi iseng iseng  Hasyim membaca identitas saya sehingga beliau tahu saya abituren sekolah apa, yang ternyata kami sama. 

Tapi saya baru ingat bahwa Hasyim Gamol itu bagi saya adalah Spesial, nama Gamol dia lekatkan di Kebesaran namanya, dan secara pribadi memang sitilah gamol lebih dahulu melekat diingatan saya ketimbang Cetik, walaupun sama. tetapi Gamol lebih dahulu saya kenal. Seorang seniman Bali mencoba mengurai musik Gamoil atau Cetik ini, sehingga musik tabuh khas Lampung ini bisa dibaca notasinya. 

Pada saat itulah Hasyim Gamol memviralkan sebuah lagu rakyat yang kita kenal sebagai Gamolan Sakti. Saya demikian berbunga bungan mendengar lagu Gamol Sakti itu, karena memngingatkan  masa kecil saya, Mengingatkan saya dengan seorang sahabat kecil, anak kesayangan keluarga besarnya.  Namanya dilekatkan dengan Lagu, sepertinya lagu itu adalah lagu wajib. Saya tidak tahu apa judul lagu itu, tetapi saya sangat ingat dengan irama dan   pootongan liriknya.  Lagu  Gamolan Sakti itu. 

Patangan lirik lagu Gamolan Sakti bagi saya adalah sangat  saya terkait dengan seorang sahabat saya waktu klecil dahulu, namanya Roaini, Neneknya atau Tamongnya adalah seorang Wanita dari Keluarga besar Prenong, Prenong adalah salah Satu Kebuayan dari Paksi Pak Sekala Berak dahulu komunitas ini tinggal di Sekitar Lampung Barat.  Saya lahit tahun  1954 dan sangat akrab  dengan ptongan lagu dan itu  adalah sekaligus sebagai pesebaran penduduk selalu saja dalam proses yang selalu  hidup.

 


Dahulu lagu itu ditujukan bagi Sang Nenek, Lalu menurun ke Ibunya, dan pada masa kami masih Balita maka lagu Gamolan Sakti nampaknya ditujukan bagi Sang Cucu atau Umpu, dan Sang Cucu adalag Generasi yang seusia kami. Keluarga Prenong memang memiliki tradisi untuk mempopulerkan keluarganya  dari Jenis Wanita  Ketika  Lagu ditujukan Untuk Sangh Cucu yang kebetulan kami Sebaya. Maka beginilah bunyi dan liriknya : 

        Nak Ninak ... Ni Nak Ni Gung Gamolan Haji Suhay ... 
        Wat Mulli  ... Jak Gedung ... Yaddo Tamong Ni Roai.

 DOA UNTUK KELUARGA ROOFIAH

 karena Dia adalah adik Kandung dari Seorang Teman kami berdua selalu bersama mulai dari SLTP  hingga SLTA bahkan juga waktu kuliah, walaupun beda Fakultas. Adiuknya bercerita bahwa suaminya telah tiada, dia mohon dorongan doa untuk almarhum, yang meninggalkan keluarga secara tiba tiba, justeru pada saat mereka ngobrol santai berdua, saya sangat terharu mendengarnya hingga tak mampu saya membendung airmata saya, dan tak sepatah kata mampu saya ucapkan beberapa kali dia bicara tolong maafkan dan doakan, sayapun hanya bisa menggangguk angguk saja, untuk saya mengenakan masker ... masker saya  raeuik ke atas hamir penutupi mata saya, namun air mata saya semakin deras ... beberapa kali saya tersedak .. sehingga tak sepatah katapun mampu saya ucap. Sem,oga Almarhum diampuni dosanya, dan dilipatgandakan ganjanran amalan kebajikan sehingga 

maap .... tulisan ini belum selesai.



Sabtu, 10 September 2022

KEUANGAN PEMERINTAH KEDODORAN, GAJI PENSIUNAN AKAN DIROMBAK

PENSIUNAN  AKAN SENGSARA ATAU SEMAKIUN BAHAGIA ? 


PENGURUS PPI langsung merespon dan  keberatan dikatakan Pensiunan PNS hanya membebani Keuangan Pemerintah bukankah  selama jadi PNS diwajibkan melakukan penyetoran tabungan selama aktif sebagai PNS. dengan proses pemotongangaji secara otomatis. Kita meminta kepada Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan bagaimana hitung hitungannya sehingga pensiunan hanya menambebani Keunagn Pemerintah saja. Kita juga membutuhkan hituing hitungan sehingga Mantan Anggota DPR diberikan gaji pensiun seumur hidup. Kita memang memiliki keyakinan bahwa nampaknya dana pensiun itu banyak dan menggiurkan. Berita tentang Korupsi besar besaran di Asabri pengelola Asuransi Pensiunan. Saling Serang pendapar antara Qomaruddin Simanjuntak dengan Yusril Ihza Mahendra  berselesih mengenai Rencana Pimpinan PT Taspen Untuk menganggarkan Terilyunan Dana untuk membiayai pelaksanaan mensukseskan Pemilu 2024 yang akan datang. Dari dua contoh itu saja kita menjadi mafhum bahwa Uang yang dikelola sebagai hasil  Pungutan Uang Pensiun dalam bentuk Asuransi selai jumlahnya banyak dan itu sangat menggiyurkan untuk diutak atik. Kita yakin nanti pada saatnya kita akan temukan sistem pengelolaannya dengan cara duduk bersama termasuk kelompok pensiunan itu sendiri. 
Silakan dibaca Kutipan berita ini, semoga wawasan kita menjadi bertambah dan bermanafaat bagi semua : 

UNTUK meningkatkan kesejahteraan pensiunan di Indonesia, Persatuan Pensiun Indonesia (PPI) mendesak pemerintah merevisi undang-undang pensiun agar lebih baik, terukur, terstruktur, dan adil.Menurut Wakil Ketua PPI Bambang Setiadi, pensiunan di Indonesia selama ini berpegang kepada UU Nomor 11 Tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai dan Pensiun Janda/Duda Pegawai namun dalam perkembangannya banyak kasus-kasus yang tidak bisa diselesaikan melalui undang-undang tersebut.

Sumber: https://m.mediaindonesia.com/ekonomi/519710/uu-pensiun-dinilai-perlu-direvisi-agar-lebih-baik-terukur-terstruktur-dan-UNTUK meningkatkan kesejahteraan pensiunan di Indonesia, Persatuan Pensiun Indonesia (PPI) mendesak pemerintah merevisi undang-undang pensiun agar lebih baik, terukur, terstruktur, dan adil.Menurut Wakil Ketua PPI Bambang Setiadi, pensiunan di Indonesia selama ini berpegang kepada UU Nomor 11 Tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai dan Pensiun Janda/Duda Pegawai namun dalam perkembangannya banyak kasus-kasus yang tidak bisa diselesaikan melalui undang-undang tersebut. "UU ini perlu direvisi disesuaikan untuk antisipasi munculnya kasus baru yang berbeda dengan ketika UU itu dibuat paling tidak tema UU sudah berubah bukan hanya Kepegawaian dan Aparatur Negara, mungkin sudah menyinggung politik keuangan negara," kata Bambang dalam keterangan tertulis.Keberadaan UU pensiun versi baru itu akan menjaga wacana-wacana yang terjadi dalam dua bulan terakhir dapat dihindari.Dengan undang-undang pensiun baru para penanggung jawab pengelola dana pensiunan tidak dapat membuat skenario dan pengelolaan dana sembrono karena harus mengikuti aturan undang-undang.Lebih tegas lagi, undang-undang akan mencegah dana pensiun menjadi jarahan korupsi seperti yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.Dana pensiun menjadi lebih banyak manfaat daripada mudaratnya. Masalah-masalah yang muncul dalam dua bulan terakhir ini misalnya, dapat dipastikan diatur dalam UU Pensiun, versi baru. tidak lagi terjadi UMR lebih tinggi dari pensiunan, juga pemanfaatan dana pensiun selain untuk kesejahteraan pensiunan dapat dihindari.  Undang-Undang akan menjadi standar baru transparansi dan pengelolaan rencana pensiun karyawan secara pribadi. Undang-undang tersebut menjaga penggunanaan dana yang tidak dikelola dengan baik sehingga ribuan orang kehilangan manfaat pensiun mereka.Namun undang-undang juga mengharuskan pegawai atau karyawan membayar jumlah tertentu, dan bekerja untuk jangka waktu tertentu sebelum mengklaim manfaat pensiun.Negara dan Pengusaha diharuskan memiliki sistem pendanaan untuk mendukung rencana pensiun. Selain itu, pemerintah  membentuk lembaga yang akan memastikan pembayaran kepada karyawan untuk program pensiun tertentu jika terjadi kebangkutan.Untuk Indonesia, yang jumlah pensiunannya berkisar antara 3-4 juta orang, suatu UU yang mengatur dana pensiunan harus menjadi kebutuhan masyarakat dan perhatian legislator. Revisi UU Pensiun harus menjadi prioritas dan jadwal kerja para anggota DPR RI.Sebagai acuan Bambang menunjuk Inggris yang memiliki UU Pensiunan tertua di dunia sejak 1908 yang mengatur pensiun hari tua non-iuran untuk orang-orang di atas usia tujuh puluh, dengan biaya yang ditanggung oleh, umumnya pembayar pajak.Baca juga : Dana Pensiun Jadi Beban Negara Dapat Turunkan Produktivitas PNS dan TNI-PolriSebagai syarat penerima antara lain harus telah tinggal di Inggris Raya dan Irlandia setidaknya selama dua puluh tahun.Kemudian negara paling muda memiliki undang-undang pensiun adalah Kamboja, yang baru saja mendeklarasikan National Pension Scheme bulan Juli 2022 lalu.  

Sumber: https://m.mediaindonesia.com/ekonomi/519710/uu-pensiun-dinilai-perlu-direvisi-agar-lebih-baik-terukur-terstruktur-dan-adil

Kamis, 08 September 2022

PWRI KEHILANGAN MOMENTUM. PPI LAH ALTERNATIFNYA


PESAN Bapak Anshori Djausal jangan dibesar besrkan bagaimana pristiwa Munas yang lalu, karena Para Pensiunan sekarang sedang menghadapi masalah besar yang lebih mendesak dibahas maka, PPI Indonesia adalah alternatifnya. Dan apa yang diusung PPI itu adalah semangat pembaharuan sebagai hasil Pramunas yang tak dibahas di Munas Jadi bila kita masih ingin membahas apa yang terjadi pada saat Munas maka itu akan menyeret kita kembali ke sekian puluh taghun atau beberapa periuode sebelumnya. atau setidaknya kita kembali ke sebelum Munas. Jadi membicarakan Munas kembali adalah penghabisan waktu yang akan sia sia, karena sudah terikat dengan sikap anti pembaharuan., seperti yang diinginkan oleh Hasil Hasilk Pramunas yang tak dimanfaatkan dalam Munas. 

Keberadaan Pensiunan sekarang memang membutuhkan pemahaman dan Pembahasan yang yang kritis, kita harus kaji segala sesuatunya secara kritis da proporsional. UU yang ada belum memiliki keberpihakan dan keadilan bagi Para Pensiunan. Di luar sepengetahuan orang banyak dan para pensiunan itu sendiri bahwa uang pennsiunan yang dikelola  itru sangat banyak sekali, dan pengeluaranpun akan dilakukan secara bertahap, sementara  uang iyuran dari calon pensiunan yang masih aktif sangatlah banyaknya dan pembayan nanti dilaksanakan secara bertahap pula. Itulah sebabnya begitu banyaknya pihak yang tergiur dengan dana pensiunan itu.  Itulah sebabnya pihak yang ditunjuk oleh Pemerintah harus bisa bekerjasama dengan pihak  Pensiunan sesuai dengan kreteria pensiunan yang sekarang sudah mulai diperbaiki, menurut Pak Anshori Djausal Ketua Sementara PPI  Lampung  kita harus hati hati karena dana pensiunan ituy adalah sebuah potensi yang bukan klecil, yang selama ini PWRI tidak memiliki rasa keingintahuan sama sekali, padahal potensi yang ada iktu sebenarnya juga sekaligus merupakan potensi yang bisa nensejahterakan  para pensiunan itu sendiri. Itu kelemahan dan ketrlambatan PWRI yang dialami selama ini, dan justeru pada saat Munas yang lalu ternyata tidak jadi dibahas. 

Para Pensiunan gagal mem[populeritaskan kata Wredatama yang memiliki kemaknaan filosofi yang mendalam, tetaoi PWRI lebih didominasi oleh kelompok Wartawan, sehingga PWRI Wartawan jauh lebih populer dibanding PWRI wresatama, sebagai orang tua yang memiliki berbagai keutramaan. Itulah sebabnya Pemerintahpun sangat merespon PPIU sebagai kelompok Pensiunan, dan kata Pensiunan lebih cocok di mata uyawam sebagai merk dan nama kelompok Pensiunan 

Sikap Pemerintanh sangat positp dalam menerima kelompok Pensiunan ini dengan menggunakan istilah pensiunan. Bahkan pihak Pemerintah berkenan memberikan sejumlah petunjuk yang disampaikan oleh Pemerintah kepada sejumlah orang yang sedang mempersiapkan Organisasi ini  sehingga cepat sekali persyaratan berdirinya organisasi yang baru bisa terpenuhi dalam tempo yang sangat singkat.  PPI sudahj mengantongi surat persetujuan dan SK pun keluar beberapa hari setelahnya. Dan  PPI mulai sejak itu, sebulan lebih yang lalu sudah mulai beroperasi. 

PWRI Lampung adalah  termasuk  dalam 20  PWRI dari berbagai Provinsi yang tegas menolak pertanggungjawaban dan tak mengakui Hasil Munas PWRI yang lalu dan telah bertsama sama aktif membentuk membangun dan membina PPI sambil menghabiskan Periode Kepengurusan masing masing. Semoga PPI bisa melaksanakan kerjasama bersama Pemeriuntah sehingga tunggakan yang lalai dilaksanakan pada saat yang lalu bisa dilaksanakan demham kerjasama yang lebih kokoh lagi, semoga.   


PWRI LAMPUNG IKUT MENDORONG BERDIRINYA PPI INDONESIA.


SEPULANG MUNAS  Tim Utusan Lampung dalam  acara penting itu yang dipimpin Langsung Ketua, mengumplkan Para Pengurus secara virtual. Dalam kesempoatan itu juga diikuti Utusan Kabupaten untuk menyimak bersama apa yang disampaikan oleh Pengurus sebagai Laporan Pertanggungjawaban kepada Organisasi yang mempercayai mengemban Tugas dan memperjuangkan mission dalam pelaksanaan Munas PWRI. 

Sungguh sangat menggemnbirakan kita sebelumnya ternyata Lampung menjadi Salah satu Provinsi yang diundang untuk mengirimkan  seorang Utusan untuk mengikuti acara Pramunas,  Dalam acara Pramunas mereka dibebankan tugas untuk merumuskan sesuatu yang sangat Strategis seperti membahas masalah nama yang berhimpitan dengan Nama Organisasi Persatuan Wartawan yang juga memakai nama PWRI. Hal ini bertahun tahun dijadikan bahasan, tetapi tampa menghasilkan sesuatu yang berarti bagi organisasi. Ada semacam keterbelahan antara kelompok PWRI pembaharuan dan PWRI anti pembaharuan, inilah sebabnya tampa diduga oleh banyak pihak  ternyata 20 Provinsi menyatakan "Menolak Pertanggungjawaban Penurus" 


Adalah satu kenyataan yang sesungguhnya sulit diterima akal jika PWRI sebagai Organisasi para Sesepuh itu ternyata tak mampu untuk mengekspressikan mental demokrasi, satu pihak anti pembaharuan, versus pihak yang tak benkenan menerina Laporan Pertanggungjawaban. Menurut hemat saya  seoertinya ada pihak yang sangat membanggakan semacam nosralgia, sehingga enggan sekali jika PWRI  kehilangan  kenangan manis. Dan saya sendiri yang memang tak hadir dalam acara itu, tetapi dengan segala kekurangan  saya hanya bisa mengungkap hal hal yang ringan ringan saja, tetapi rekaman Sambutan Pak Luman selaku Ketua PWRI Provinsi Lampung, mungkin banyak pihak dengan pengalaman yang lebiuh luas mampu dan bisa memahami dengan pemahaman yang dalam. 

Saya ingin mengutip pernyataan Bapak Anshori Djausal Ketua sementara PPI Lampung, yang mengatakan bahwa "Memang Sudah Saatnya PWRI itu berubah, dan pemahaman saya, manakala tidak segera merubah diri maka maka Para Pensiunan akan kehi;langan momen yang sangat berkaitan dengan masa depan dan Kesejehateraan mereka. 

Srkali lagi saya ingin mengingatkan kepada kita semua, bahwa Kita PWRI Lampung membebankan kepada Tim Utusan PWRI Provinsi  bahwa dalam Munas harus berpihak dan memperkuat Kelompok Pembaharuan sejak masa tahap tahap Pramunas yang dilakukan jauh lebih panjang waktunya dibanding pelaksanbaan Munas Itu Sendiri, tetapi ternyata hasil hasil pertemuan Pra Munas itu dengan berbagai strategi mereka tolak dengan cara kehilangan waktu untuk membahasnya. Sebagai seseorang yang tak ikut Munas maka sangat mungkin saya mengalami kekeliruan, tetapi itulah yang saya pahami dari informasi yang memang cukup terbatas.  Semoga bermanfaat.  Semoga PPI mampu membelakan kepentingan para lansia.  Aamiin. 

Rabu, 07 September 2022

PWRI ITU BUKAN KITA TINGGALKAN, TETAPI KITA JADIKAN SEJARAH YANG MEMBANGGAKAN


WALAUPUN muncul istilah atau nama baru yaitu PENSIUNAN INDONESIA Salah sau penyebabnya adalah karena telah berapa tahun berselang ini PWRI kurang memiliki perhatian untuk diperbaikinya UU Kepensiunankarena UU yang ada kurang menyentuh maslah Keadilan, Kestrukturan dan Keterukuran.Kita menjadi miris ketika rerjadi penggelapan besar besaran di lembaga Kepensiunan dan yang terakhir justeru lebih mengerikan lagi adalah munculnya rencaa akan menggunakan dana besar untuk kepentingan politik, dana itu konon akan dikeluarkan oleh 0leh lembaga yang uyang ikut mengelola dana pensiunan. Walaupun yang terkhir ini masih rencana, tetapi karena  karena sudah diviralkan sebelumnya maka kita berterima kasih karena dengan demikian maka dana yang dikelola oleh PT Taspen nantinya akan terselamatkan dari dari penggunaan dana  pensiunan dari kepentuingan politik. artinya penggunaan dana pensiun untuk kepentingan politik bisa dihalangi. 


Saya setuju sekali dengan pendapat Pak Anshori Djausal, beliau ditunuk sebagai Ketua Sementara PPI Lampung yang akan menghantar PPI sementara sampai terbentiuknya pengurus yang definitip. Bagi kita sebagai Pengurus PWRI untuk sementara kita tetap melaksanakan  Program PWRI, apalagi periode Kepengurusan memang suadah ada di penghujung POeriode. Maka kita tuntaskan  program yang sudah dibebankan ke atas pundak kita, tetapi dalam waktu bersamaan kita mermbantu memperlancar program pembentukan PPI setidaknya dalam level yang kita geluti. Artinya jika kita berada di lingkungan Kepengurusan Kepengurusan PMRI Dikbudparpora, maka kita harus membantu terbentuknya PPI Dikbudparpora. 

Bagi kita Pengurus PWRI Dikbudparpora yang periode mendatang maka saran saya kita langsung saja mengganti nama menjadi PPI Dikbudparpora Provinsi Lampung  dimana Pengurus Barunya baru akan dilantik pada bulan ini ataupun bulan depan. Saya menganjurkan agar Penguirus PWRI Dikbudparpora sebaiknya melakukan kontak dengan Pengurus PWRI Lampung atau juga sekaligus mengundang Ketua Sementara PPI Lampung untuk mendapat penjelas terkait segala sesuatunya.  Apalagi mada saat ini memang sedang sangat dibutuhkan penjelasan tentang terkait kehadiran  PPI Lampung, Maka informasi secara resmi memang sangat dibutuhkan.  Syukur syukur bila pada saat Pelantikan nanti kita sudah menggunakan nama baru yaitu PPI DikbudparporaLampung tampa melupakan PWRI Dikbudprpora Lampung.  




UNTUK meningkatkan kesejahteraan pensiunan di Indonesia, Persatuan Pensiun Indonesia (PPI) mendesak pemerintah merevisi undang-undang pensiun agar lebih baik, terukur, terstruktur, dan adil. Menurut Wakil Ketua PPI Bambang Setiadi, pensiunan di Indonesia selama ini berpegang kepada UU Nomor 11 Tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai dan Pensiun Janda/Duda Pegawai namun dalam perkembangannya banyak kasus-kasus yang tidak bisa diselesaikan melalui undang-undang tersebut.

Sumber: https://m.mediaindonesia.com/ekonomi/519710/uu-pensiun-dinilai-perlu-direvisi-agar-lebih-baik-terukur-terstruktur-dan-adil
02 September 2022, 20:34 WIB UU Pensiun Dinilai Perlu Direvisi agar Lebih Baik, Terukur, Terstruktur, dan Adil Mediaindonesia.ocm | Ekonomi

Sumber: https://m.mediaindonesia.com/ekonomi/519710/uu-pensiun-dinilai-perlu-direvisi-agar-lebih-baik-terukur-terstruktur-dan-adil
UU Pensiun Dinilai Perlu Direvisi agar Lebih Baik, Terukur, Terstruktur, dan Adil Mediaindonesia.ocm | Ekonomi

Sumber: https://m.mediaindonesia.com/ekonomi/519710/uu-pensiun-dinilai-perlu-direvisi-agar-lebih-baik-terukur-terstruktur-dan-adil

Selasa, 06 September 2022

DEKLARASI PERSATUAN PENSIUN INDONESIA (PPI) PERJUANGKAN KESEJAHTERAAN PE...

 

KITA BERHARAP BANYAK KEPADA KEHADIRAN PPI INI  


MENGUTIP PERNYATAAN Bapak Anshori Djausal  Ketya PWRI OPI Unmila Lampung yang mengatakan memang Organisasi Pensiunan itu pada saat ini sedang sangat membutuhkan berbagai perubahan Keorganisasian Pengelolaan Pensiunan sehingga Para Pensiunan merasa dihargai. Pada saat yang bersamaan  telah berdiri Orgasnisasi Persatuan Pensiunan PPI selain telah menyesuaikan dengan Aturan Aturan yang berlaku maka yang juga sangat penting adalah intri kehadiran Organisasi Forum Pensiunan PPI ini intginya adalah upaya agar para Pensiunan itu memiliki kemampuan mencapai Kesejahteraan, dan mendorong agar Pemerintah lebih mampu memberikan Penghargaan kepada para Pensiunan. 

Lalu apa sih nanti yang bisa didapatkan dari PPI ini ... ?, Yang jelas PPI hadir sudah akrab dengan aturan aturan yang berlaku, umumnya aturan aturan itu adalah sesuatu yang memang ralatip baru serta belum banyak pensiunan yang memahaminya.  Maka sangat wajar sekali Bipak Anshori Djausal bisa spontan menerima kehadiran PPI ini walauopun masih terbatas  apa yang bisa disampaikan kepada beliau, tetapi beliau termasuk masih memiliki kelincahan untuk memahami SAturan Aturan yang baru dan memang masih baru disyahkan. Namun demikian beliau masih memiliki kelincahan untuk mengapresiasinya. 

Adalah berkah bagi kita semua ketika PWRI OPI Unila Lampung menyatakan menerima kehadiran PPI dan lalu menampaikan Testimoni Akan Penerimaanya. Dan syukurnya lagi beliau menertima Untuk Menjadi Ketua Sementara PPI Lampung dan untuk itu beliau akan mendampingi hingga terbentuknya PPI Lampung yang definitip. 



SAYA YAKIN 2024 TUNTAS PWRI JADI PPI UNTUK SELURUYH LAMPUNG.

PERUBAHAN BERLANGSUNG SECARA ALAMI 


MELIHAT PERKEMBANGAN PWRI  setelah menyia nyiakan momen Munas Yang lalu dan keseriusan para peserta Rapat Rapat Pramunas untuk mempersiapkan sejumlah pembaharuan guna mengatasi berbagai keterlambatan Berapa periode untuk mentasi sejumlah ketidak jelasan yang membuat PWRI menjadi sulit berkembang.Lalu bertahannya sejumlah senior untuk mempertahankan Nostalgia sehingga Mujnas dipaksa untuk tidak memutuskan sesuatu yang dibahas secara seriys pada saat Pramunas. Maka puncaknya adalah sejum;lah kekecewaan karena ternyata PWRI dalam Periopde beriktnya akan menghadapi kesulitan yang sama dan baru akan dibahas ulang pada Muinas pendatang. 

Ketika ternyata Pengurus bentukan Hasil Munas masih bertahan, dan walauoun Ketua Hasil Munas ujung ujungnya mundur dari kewajiban memangju kwepercayaan Munas lalu telah diupayakan memilih Ketua baru, tentuy denganm segala kelemahannya dari kembali Ketua yang baru ditunjukuk Itu kembali mundur ini menunjukkan memang Produk hasil benar benar lemah. Nama yang tumpang tindih denan  Organisasi Wartawan serta kelemahan sistem rekrutment keanggotan yang justeru menjadi kelemahan yang sangat mengecewakan ternyata ada yang ingin sekali memperttahankannya. Tentu juga duitambah berbagai hal yang justeru menjadi ganjelan selama in  justeru tak mampu dibahas karena sesuatu dan lain hal yang non teknis saja. Tetapi berakibat sangat vatal bagi PWRI 

Tetapi walaupun nanti akan terjadi perubahan nama menjadi PPI (Persatuan Pensiunan Indonesia) tetapi PWRI akan tetap diabadikan karena tidak boleh hilang dalam catatan sejarah , PWRI adalah merupakan bagian dari sejarah perkembangamn PPI  dan ini terjadi karena dibutuhkannya sebuah perubahan yang tak sempat digarap secara serius oleh peserta Munas yang lalu. 

Kita berharap PWRI Lampung akan mengalami perubahan secara wajar wajar saja. Tetapi harus diingat bahwa Pengurus PWRI Lampung dalam Rapat anggota PWRI Lampung, Anggota PWRI Lampung meminta agar Pengurus PWRIU Lampung diminta oleh peserta Rapat untuyk menjadi pelopor perubahan yang harus dilakukan oleh PWRI dan alternatif terakhir adalah melakukan ganti nama sesuai dehga alur pembenyukan Orghanisasi baru sesuai dengan Aturan yang berlaku. 

Jumat, 02 September 2022

MARI KITA RAWAT AGAR ORGANISAS PENSIUNAN TETAP TUMBUH SEHAT

SAMPAI SAATNYA NANTI PEWARIS KITA YANG MELANJUTLAM 





DALAM DUNIA  NYANYI MENYANYI  saya ini tak akan masuk nominasi karena tak memenuhi sarat,  dan saya mulai berani mengeluarkan suara benrana itu setelah menerima SK Pensiun. itupun denga harapan orang akan memaklumi segala kekurangannya, dengan alasan, maklum namanya juga sudah pensiun, penyanyi asli pun yang sudah pensiun juga akan  merosot kemampuannya, alhamdulillah orang orang tidak mau mengomentari, cukup mereka menghindar saja untuk mendengar. Namun demikian  saya memiliki alasan yang penting dalam menyanyikan lagu ini  

Lagu ini judulnya Flamboyan berguguran, lagunya bimbo, tapi  dengan agak memaksakan diri saya menyanyikan lagu ini sekedar ingin menggambarkan perasaan dan kekhawatiran saya bahwa PWRI benar benar akan terancam bubar, berguguran dan sulit akan bersemi kembali ditempat yang sama. Semula dari pertemuan yang diselenggarakan  secara virtual. pada pertemuan itu kami mendapatkan info bawa Munas PWRI yang baru selesai beberapa hari sebelumnya berakhir secara tragis dalam bentuk sejumlah Daerah menyatakan menolak segala Hasil Munas, dan kelak penolak Hasil Munas ini mencapai 20 Daerah tk Provinsi. 

Lalu pertemuan  berlanjut dan dilaksakan di Lampung Tengah dan Lampung Tengah mengusulkan diri sebagai Tuan Rumah, dan dengan senang hati mempersilakan Seluruk Pengurus  timgkat Kabupaten dipersilakan datang ke Lampung Tengah untuk membicarakan hal ini lebih lanjut.  Dan hasil dari pertemuan justeru Mengamanatkan Kepada PWRI Prov Lampung untuk lebih membulatkan ksepakatan untuk menyempurnakan Hasil Munas agar sejalan dengan Hasil Pramunas yang tak sempat dibahas selayaknya seperti yang diamanatkan dalam Pramunas. Atau mengambil langkah langkah lain yang memiliki prospek yang lebih menjanjikan bagi Para Pensiunan. Para peserta Musyawatrah yang diperluas itu mengamanatkan dan mempercayakan, serta siap mendukung hasil hasil dari upaya perbaikan tersebut. 

Kini langkah perbaikan itu telah diumumkan dan bahkan telah didaftarkan yaitu mendirikan Organisasi Pensiunan yaitu  " Persatuan Pensiunan Indonesia "  disingkap PPI.  Organisasi ini sudah resmi didirikan dan salah satu pendirinya adalah PWRI Lampung atas amanah yang diberikan dan dibebankan oleh Musyawarah PMRI Lampung yang diperluas dan diselenggarakan di Lampung Tengah.   Alhamdulillah kepercayaan yang dibebankan kepada Pengurus PWRI Lampung telah berhasil diemban dengan baik, bersama 20 Provinsi lainnya telah mendirikan  Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Brdiri atas Dasar Keputusan Kmenterin Hukum dan Kak Azazi Manusia  pada 3 Juni 2022. 

Kita memang membutuhkan sebuah  Organisasi Pensiunan yang akan menghantar para Pensiun untuk memiliki wawasan yang menghantar pada kesejahteraan yang modern dan Konstitusioan, bukan sebuah organisasi yang sekedar teringat dengan nostalgia kesejahteraan masa lalu, tetapi harus memiliki pandangan pandangan masa depan yang luas. Kita berharap anggota PWRI tidak terlalu mempermasalahkan perubahan ini, karena kita tidak boleh tenggelam dalam keindahan nostalgia, pada saat ini memang lemabaga organiasi Pensiunan membutuhkan sebuah perubahan.  Insya Allah. 

Kamis, 01 September 2022

TOLONG YA PAK SELAMATKAN UANG PENSIUNAN KAMI .. hehe

SEMOGA SAJA YANG KITA LIHAT SEBAGAI FITNAH TERNYATA BERKAH.


WAJAR DONG KALO kami sebagai pensiunan juga ketar ketir jika ada penggunaan gajjh pensiunan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, apalagi ini lagi jamannya Sambo yang membuat kami tarik nafas panjang, karena ternyata ada aliran dana yang berasal dari perjudian, penyelundupan dan pelacuran, sehari hari kami di jejali berita berita yang tak sedap dan akan mengancam keselamatan Bangsa. Harapan kami semoga hukum bisa ditegakkan, yang bersalah dihukum berat, dan lembaga Kepolisian bisa segera membenahi diri. Ini bakal rumit Bosh karena Ahli Hukum  mengaitkan dengan Kasus Penembakan KM 50 . 

Lawadalah ada berita yang haru kita saring kebenarannya yaitu rencana penggunaan dana PT Taspen untuk mensukseskan tercapainya Pilpres 2024 yang akan datang. Waduh ... ksalo boleh berharap kepada mereka yang sedang berkuasa , tolong dong . selamatkan Uang Pensiunan kami ... hehe. 

Semoga saja berita ini hoax dan kalaupun seandainya  benar ada program itu  pemenangan calon tertentu dalam Pilpres 2022 yang akan datang maka secepat mungkin diambil tindakan propentip dan jika sudah jelas siapa siapa dibalik itu maka secepatnya ambil tindakan yang konkrit agar gaji pensiun kami yang kecil bisa termasuk yang diselamatkan, tetapi sebelumnya berikan Pengacara Qomarudin  Simanjuntak untuk mnjelaskan terlebih dahulu. 

Walaupun bagaimana kita harus berterima kasih kepada beliau yang telah bicara sebelum semuanya terjadi. Kita menangkap adanya kemulyaan sikap beliau ketika beliaupun tak segan segan mengkritik Prinsiwa dan Penanganan Kasus KM 50, dan kita juga berharap dihentikannya Saling cerca Antara Cebong dan Kampret serta memami maki Kadrun, berkacalah kepada Qomarudin yang Non Muslim itu berdasarkan ilmu dan prinsip keadilan yang bel;iau dalami agama seharusnya tak menghalani orang untuk berbuat adil.  Semoga Indonesia biosa lebih baik. 

Jangan lupa ya Pak Selamatkan Uang gaji pensiun kami hehe ...  ini rintihan pensiunan opegawai kecil Pak

Rabu, 31 Agustus 2022

SAYAPUN BANYAK BELAJAR DARI MEREKA

 

DARI KIRI KE KANAN. Azwar Rais, Sir Hamilton, Bunyana Barmawi dan  Watiyo  


TULISAN INI BAGUS banget, dan bila anda tidak menemukan kebagusan tulisan ini yang pantas untuk dibanggakan, maka pastikan bahwa sipoebulisnyalah yang telah melakukan kekeliruan sehingga sipembacanya tak menemukan sesuatu yang bermutu. Mengapa .... ?. Karena yang ingin saya kceritakan dalam naskah tulisan ini pada hakekatnya sedang bercerita tentang  beberapa orang yang biasa biasa saja saya menyebut mereka biasa biasa saja adalah untuk menghjilangkan kesan hanya ingin memuji dan menyenangkan nama nama yang yang kami pilih sebagai konten tulisan.   

Sebenarnya mereka ada  lima bersahabat, tetapi yang  akan saya  tulis hanya empat saja, beliau setelah usia pensiun ini kembali ke tanah kelahiran, karena dibebani tugas keluarganya untuk mengurui warisan orang tua. Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada beliau maka ijinkanlah saya menulis empat orang bersahabat ini. Saya sangat menyadari sebagai bukan penulis profesional, maka tulisan ini akan memiliki kekeliruan cara menulis, dan lain sebagainya yang bersangkutan  dengan teknik penulisan. 

Sejauh apa yang saya pahami bahwa keempat sahabat ini masing masing memiliki karakter yang berbeda dan nyaris mendekati mendekati ekstrim. Intinya dan jelasnya adalah masing masing memiliki batasan sikap jelas, dalam aerian jauh dari sikap kemana angi deras bertip lalu demikian sikap yang diambil. tidak, yang saya kenal mereka memiliki sikap yang jelas dan sejatinya mereka konsisten dengan sikap masing masing, dan memang selayaknya memiliki hak untuk menyertakan alasan dan sedikit mempertshsnksn pendapat dan keyakinannya atas kebenaran sikap itu. Dan itu menurut saya telah mereka lakukan sewajarnya. 

Tetapi yang menakjubkan bagi saya sejauh ini mereka tak pernah saya pergoki bersitegang urat leher hanya lantaran mempertahankan pendapat dan sikap pribadi belaka, kalaupun ada pihak yang umapamnaya sedikit agak serius atau sedikit meningkatkan volume suara, mendadak menahan untuk berbalas kata, dan yang ingin saya gambarkan bahwa mereka memilih untuk diam, merenung dan  mencoba untuk mengangguk angguk kecil walaupun nampak bahwa anggukan itu belumlah finak, dan nampaknya mereka kehilangan spontanitas, barangkali karena mereka berfikir bahwa kaharmonisan persahabatan jauh lebih harus diutamakan. 

Sebetulnya masih banyak yang bisa saya ceritajan tetapi inipun pantas saya hindari agar saya tidak kehilangan objektivitas. Yang menjadi pelajaran berharga bagi saya bahwa memang bila ingin persahabatan itu terpelihara hingga akhir masa, maka kebenaran yang kita yakini secara sybjektif memang harus dinomorduakan. Dan saya sepanjang bersahabat dengan mereka berempat ini  belum pernah menemui mereka sedang berselisih tentang sesatu sehingga menonjolkan pendapat subjektif pribadi. 

Terlepas apakah mungkin ada persamaan kepentingan subjektif  dan persamaan itu terbentuk dalam waktu yang lama. itu bukanlah menjadi objekl p[erhatian saya, karena memang saya pikir dalam bersahabat itu maka adalah tugas kita untuk memperbanyak persamaan dengan sahabat sahabat kita serta menomor duakan perbedaan agar persahabatan itu bisa abadi. Selain itu  Persahabatan itu juga menurut banyak pihak memang harus dipelihara. Dan dalam hal ini itulah yang saya temukan dalam persahabatan mereka, masing masing memposisikan diri sebagai penyambung  manakala diantara mereka terdapat suatu kerenggangan, terlepas dari apakah itu menyangkut kepentingan subjektif, ataukan itu objektif. Saya melihat bahwa masing masing mereka memang memiliki potensi untuk mempererat hubungan mereka sehingga bisa berjalan bertahun tahun. 

Persahabatan mereka bukan hanya berjalan selama beberapa tahun seperti persahabatan yang kita bangun, tetapi persahabatan mereka berjalan selama belasan tahun tampa cela, dan dalam persahabatan itu mereka berhasil mengumpulkan sejumlah persamaan yang jumlahnya lebih banyak ketimbang perbedaannya. 

Maaf saya gagal menulis dengan narasi yang lebih baik, itu adalah karena kesalahan dan kekurangan saya pribadi, bukan karena kekurang baikan persahabatan mereka. Dan diam diam saya banyak mengambil pelajaran yang berharga. Wallohu a'lam bishowab.  


.... 

Rabu, 24 Agustus 2022

KAMI PENSIUNAN UNILA MENERIMA PEMBENTUKAN PERSATUAN PENSIUNAN INDONESIA (PPI)

BUKAN HANYA UNILA TETAPI KAMIPUN PENSIUNAN DIKBUDPARPORA


BESAR DUGAAN  saya kita nanti dilantik bukan atas nama PENSIUNAN DIKBUDPARPORA  bukan PWRI Dikbudparpora. Tetapi Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) jadi namanya  PPI DIKBUDPARPORA Insya Allah, tetapi pergantian ini diharapkan bisa berjalan secara  baik dan damai tampa ada perdebatan yang meruncing. PPI ini di Deklarasikan pada tanggal 17 Maret2022,  setelah ada deklarasi dan berdasarkan petunjuk dan bimbingan Pihak Menkumham lalu pada akhirnya Diterbitkanlah Surat Keputusan  NO AHU-005362.AH.0107 TAHUN 2022 Tanggal 3 Juni 2022 Dengan demikian maka PERSATUAN PENSIUNAN INDONESIA.   Dalam waktu hampir bersamaan Ketua Hasil Munas PWRI ke XIV sebelumnya telah menyatakan Mengundurkan Diri, Tak berapa Lama Lalu diangkat Ketua Baru  dan tidak lama setelah itu Ketua yang ditunjuk klembali menyatakan Mengundurkan diri. 

Munas PWRI memang tidak berjalan secara lurus, tetapi dilaksanakan seolah secara terburu buru dan banyak mereka yang ingin bicara tetapi tak diberikan kesempatan, bahkan Hasil Hasil Sidan Pra Munas yang dihasilkan sebeluym Munas justeru tak sempat dibicarakan secara maksimal. Demikian kabar yang kami terima secara samar samar dan cukup lama PWRI Pusat Hasil Munas tak bekerja afektif. Maka kita sarankan saja PWRI bisa bergabung secara damai dengan PPI toh PPI juga semula adalah Anngota PWRI dan bagi anggota PPI yang memiuliki jabatan dalam Kepengurusan masih akan melaksanakan sesuatu saemisal bantuan Pemerintah, maka akan tetap melaksanakan programnya dan memertanggungjawabkan Dana Bantuan Pemerintah 

Pengurus PWRI Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung ketika mengadakan Musyawarah Diperluas yang diselenggarakan di PWRI Lampung sepakat  "Memerintahkan Untuk Ikut Mempelopori Perbaikan Perbaikan di PWRI bersama Sejumlah Provinsi Yang Menolak Hasil Munas Yang telah Cacat Huku"  Apalabi belakangan diterima Berita Ketua Terpilih Justeru Mengundurkan Diri.  Atyas bimbingan dan Arahan Lembaga Lembaga Pemerintah terkait maka Didirikanlah PPI Persatuan Pensiunan Indonesia. PWRI menjadi Status Quo, tetapi PPI bukan Memusuhi tetapi harus melestarikan di lembaran Organisasi.  Selamat .... dan Mari Kita Dyukung Para Pensiunan .  

'
--

 
 











Minggu, 14 Agustus 2022

SEKOLAH ITU BUAT KITA BODOH #motivasi Mas Deddy Corbuzier

SISTEM PENDIDIIKAN KITA BELUM MENCERDASKAN.


SISTEM PENDIDIKAN kita kerap mengalami perubahan atau perbaikan, kini sudah memasuki era ke 77 tahun Kemerdekaan ini kita belum menunujukkan tanda tanda akan mampu menyaingi Negara Negara yang hampir bersamaan dengan Indonesia dalam mencapai Kemerdekaan bahkan justru kita duluan merdeka tetapi secara Kenegaraan  sepertinya hrus kita akui mereka ada dalam posisi lebih depan dari kita.  Memang kata mereka yang termasuk dalam memiliki kepakaran dalam dunia pendidikan  mengatakan bahwa kita selalu saja melakukan perubahan secara berulang ulang tetapi selalu saja dirubah dengan cara yabf sama. Jadi janganlah terlalu berharap akan terjadi kemajuan dalam dunia pendidikan jika perubahan  perubahan itu selalu saja dilaksanakan dengan cara yang sama, jangan terlalu berharap ada perbuhan jika tetap saja dilakukan dengan cara yang sama. Demikian kata Pengamat Pendidikan.setelah kita selalu saja gagal dalam mengupayakan munculnya anak anak kita yang cerdas cerdas. 

Bukan berarti tidak ada anak kita yang pintart dan sukses, tetapi kecerdasan mereka dan kesuksesan mereka bersifat sangat pribadi. sekali, kecerdasan dan kepintaran mereka merupak sebuah kepencilan pencilan, mereka sukses de tengah tengah mereka yang gagal mencapai prestasi pendidikan yang menggembirakan. 











Selasa, 09 Agustus 2022

SELAIN REUNIAN JUGA VIRTUAL PAK

OBROLAN VIRTUAL BERSAMA PENSIUNAN EKS KARYAWAN KANWIL SUKBUD LAMPUNG 

BELIAU ini namanya Endjat Djaenuderadjat, diantara Sahabat yang sekarag aktif  di di PWRI DIKBUDPARPORA Lampung maka dahulu kami mengenal Pak Bun Pak Milton dan Pak Endjat  maka saya dakan kawan lainnya di Bidang Musjarah dalam era Kanwil Depdikbud maka mereka bertiga yang namanya saya sebutkan adalah tiga nama yang dulu banyak membimbing kami, terus terang saya banyak sekali mendapatkan kesempatan pengalaman atas dasar sentuhan mereka bertiga, secara pribadi maka saya tak ingin melupakan jasa mereka bertiga  dan sangat pantas manakala kami mendoakan apa yang telah Bapak Bapak l;akukan dan berikan kepada kami maka Kamipun layak manakala berdoa semoga apa yamg telah kalian berikan kepada kami semoga diterima Allah sebanai amal yang sholeh. Dan salah satu yang betul betul saya rasakan secara pribadi

SEKOAH TAK KONDUSIP SIWA TERNCAM PELECEHAN SEX DI SEKOLAH

KARYAWAN KONTRAK SEBAGAI PELAKUNYA 

DIDUGA CAPAI belasan tetapi baru tiga siswi yang mengaku kepada teman temannya mendapatkan pelecehan seksual dari seorang karyawan honorer perpuistakaan disebuah  Sekolah Negeri. berita ini sangat menyesakkan dada dan sekaligus sangat menghakwatirkan para orang tua atas keselamatan putra putrinya di sekolah karena pristiwa di sekolah ini diduga sudah berlangsung selama berathu tahun dan ketika dan ketika khabar ini viral korban sudah tideak lagi sekolah di SMP bersangkutan dan sudah duduk di SMA atau SLTA. Dan berat dugaan korban sudah banyak karena sudah berlangsung lama, apalagi para siswa sangat tertutup atas kejadian yang sangat mengancam masa depan mereka. mereka akan mengalami trauma dan bisa saja trauma itu akan melahirkan dendam atau prilaku buruk lainnya dan selanjutnya akan menjadi sesuatu yang juga merupakan ancamana khus bagi anak anak generasi sesudahnya. 

Bila demontrasi ini dodukung oleh para alumni sekolah bersangkutan maka bisa jadi mereka baru mendapatkjan keberanian untuk melakukan unjukrasa kepada pimpinan sekolah dan para pendidik serta karyawan lainnya di lingkungan sekolah yang bersanbfkutan, bisa jadi mereka yang unjukrasa itu ada yang memang pernah mengalami pelecehan seksual dan mungkin banyak yang sudah tau adanya pelecehan seksual yang sesungguhnya suf=dh terjadi secara berulang ulang tetapi tidak segera ditindak oleh para pimpinan di unit sekolah dimaksud dan kita justeru sangat khawatir sekali manakala sudah ada yang mengetahui tetapi tak berani melakukan tindakan baik prefentip maupun  tindakan antisipatip yang dilakukan sebelum masalah ini berkembang. 

Ini pertanda bahwa memang  sejatinya lembaga pendidikan kita sedang mengalami permasalah yang serius, apalagi memang sudah lama dunia pendidikan kita ini selalu diombang ambing oleh dunia politik, dumnia politik lebih banyak memberikan campur tangan sehingga apa yang dilakukan oleh sekolah dalam mengelola pendidikan Nasional akan selalu disesuaikan dengan mereka yang paling berpengaruh, dean mereka yang paling berpengaruh pada saat ini adalah kepentingan oligarki. 

Sebelum Kemerdekaan dahulu Pemerintrah Kolonial berulangkali mengeluarkan stuutdsbluud padahal maksudnya tak laijn dan tak bukan adalah dalam rangkamengkerdilkan dunia Pendidikan Nasional kita. berbagaicara mereka untuk menjerak kita agar dunia pendidikan kita memiliki ketergantungan kepada kepentingan luar. Dan satu hal yang harus kita waspadai ternyata Indonesia ini dengan segala ketergantungan memang telah diupayakan dalam wantu bertahun tahun, Undinesia akan diluncurkan sebagai Negara Besar dan mayoritas sebagai penganut agama, tetapi gjalanya akan  menjadi Negara pendudukung LGBT yang besar atau setidaknya sedang dirancang untuk barisan negara negara ytang mendukung  mereka yang menganut kebebasan  perkawinan antas sesama jenis kelamin.  Wallohua'lam  (Fachruddin) bishowab.

 


 

 

 

 

 

 

 

 

Kamis, 21 Juli 2022

BILA BAIK, MARI KITA GANDENG DINAS PENDIDIKAN UNTUK IPPK





PENGANTAR, niat Pengurus PWRI Dikbudparpora perlu kita berikan dukungan agar dapat melancarkan berbagai programnya, sekdar bandingan berikut ini kami kutipkan bahwa Dinas Pendidikan Kota Pekalongan  telah membentuk Ikatan Pensiunan Pendidikan dan Kebudayaan, hal tersebut tertuang dalam berita yang ditampilkan pada Bulan Januari 2022  di bulletin yang diterbitkan oleh Pemda setempat.

Menurut hemat saya model seperti itu boleh juga ditiru, dan kita berharap PWRI Dikbudparpora ikut membantu terbentuknya, bila IPPK yang ada sekarang adalah organisasi yang tidak memiliki garus vertikal Kabupate, Provinsi hingga Nasional. Saya kita banyak hal yang nantinya bisa saling membantu antara satu dengan yang lain sambil kita memantapkan peran peran PWRI sebagai Organisasi Pensiunan Sipil. 

Tentu tentang hal ini kita akan lebih mendalami apa dan bagaimana organisasi pensiunan Pendidik


KUTIPAN BERITA

Kota Pekalongan - Dinas Pendidikan Kota Pekalongan membentuk lembaga Ikatan Purnakaryawan Pendidikan Kebudayaan (IPPK) yang berlokasikan di area Kantor Dinas Pendidikan setempat. IPPK sendiri merupakan sebuah lembaga atau paguyuban para pegawai di Dinas Pendidikan setempat yang telah pensiun.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Zainul Hakim, SH, MM mengungkapkan bahwa anggota IPPK merupakan para purna karyawan dari Dinas Pendidikan baik tenaga pendidik , pendidik maupun karyawan struktural yang setiap bulannya ada iuran secara sukarela, dimana dana itu dihimpun dan langsung disetorkan ke pengelola yang ada di Provinsi. IPPK Kota Pekalongan diketuai oleh Dai Wardoyo.

“Menurut informasi,  ini satu-satunya hanya ada di Jawa Tengah. Kegiatannya adalah salah satunya berupa bantuan sosial, misal ada anggota yang meninggal dunia, maka kepada ahli warisnya diberikan uang takziah senilai Rp17,2 juta,” ucap Hakim, Selasa (4/1/2022).

Hakim menyebutkan, pada hari Jumat kemarin, jajaran Dinas Pendidikan khususnya yang tergabung dalam IPPK berkoordinasi dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) baru menyerahkan uang takziah kepada ahli waris sebanyak 6 orang diserahkan 6 orang ahli waris baik dari tenaga pendidik, kepedidikan maupun anggota dari unsur birokrasi sebagai bentuk menggalang kebersamaan antar karyawan dibawah Dinas Pendidikan Kota Pekalongan.

“Dari tenaga non ASN pun bisa ikut berpartisipasi ikut iuran, sejauh ini memang sementara menyalurkan uang takziah, kalau di KORPRI namanya santunan duka,” pungkasnya.



PWRI UNIT DIKBUDPARPORA PROVINSI LAMPUNG

BPK BUNYANA  sebagai tokoh senior PWRI Dikbudparpora Provinsi Lampung mengatakan kekecewaanya karena setelah berdirinya PWTI Unit Dikbudparpora dan bertekat untuk membentuk PWRI Unit Dikbudparpora Kabupaten/ Kita se Provinsi Lampung setelah sekian tahun berlalu koq baru di Kotamadya Bandar Lampung saja kita yang berhasil. Dalam kesempatan ini beliau tidak ingin menyalahkan siapapapun karena kita memiliki alasan yang paling ampuh, yaitu oandemi Coron 2019, hanya saja saya ingin menyarankan mari pembentukan Dikbud Parpora ini kita jadikan ikon program kita yang ajan datang, kita bentuk sebanyak banyaknya yang bisa kita capat dan syukur syukur jika bisa kita bentuk di seluruk Kabuipaten dan Kota, karena hal tersebut sangat memungkinkan. Di zaman Pandemipun ternyta PWRI Lampung telah melaksanakan pembinaan rasionalisasi Keorganisasian dan ternyata berhasil dilaksakana hatta di zaman pandemi. 

Kata beliau kita segera sempurnakan terbentuknya Kepengurusan yang baru

ACARA HALAL BILHALAL PWRI DIKBUDPARPORA PROV LAMPUNG 2022

KITA PASRAH KEPADA PANDEMI KATA PAK KETUA


TAK DITUTUPI kegembiraan dan kebanggaan Bapak Budiono, SK, SH pada Hari Selasa 14 Juni 2022  mengambil tempat di Puncak Mega Jaya Bandar Lampung diselenggarakan Musyawarah sebagai pelaksanaan Konstitusi yang menghadirkan PWRI Dikbudparpora Provinsi Lampung, berdasarkan Laporan Ketua pada saat pembukaan Acara itu dihadiri oleh 50 orang peserta dari 60 orang yang diundang, dan kata Ketua Panitia sangat memenuhi quorum / korum dan berhak mengambil keputusan rapat sesuai Konstitusi organisasi. Mendengar koor jawaban peserta  akan syahnya rapat yang akan fiselenggarakan siang itu, maka tamak  wajah Pak Ketua berkaca kaca. 

Saya benar benar dibuat tak berdaya oleh Pandemi 19 Corona, selama itu saya tak sangguup mengumpulkan banyak orang untuk meaksanakan program yang telah ditentukan sebelumnya untuk dilaksanakan dalam periode ini, bukan kami tidak beriusaha, tetapi kami gagal, kami takut untuk melanggar aturan protokl kesehatan, jika kami disalahkan, maka kami akan pasrah, kami tak mampu, dan kami tidak akan membela diri. Tetapi wajah dan senyumnya nampak sumerigah melahat para undangan satu persatu dan memenuhi korum. 

Bukan tak ada kritikan dan saran sebagai lazimnya laporan pertanggungjawaban, tetapi setiap aka kritikan  selalu saja peserta kanan dan kiri membisikkan kepada pembicara, kata kata namun penuh arti, "Cukup" kata mereka. Tetapi Pak Ketua berulang ulang mengatakan jika apa yang disdam[paikan itu petunjuk dan saran saran untuk yang akan datang saya minta janganlah disembunyikan kata Ketua dengan nada kepasrahan. 

Dalam rapat yang dipercayakan kepada Bpk Meladi sebagai pimpinan sidang ini selain menerima dengan bulat dan penuh toleransi kepada Pengurus Lama, laporan pertanggungjawaban diterima dengan suara bulat, dan Pengurus lama dinyatakan drmisioner. Pimpinan sidang mencatat beberapa saran saran, antara lain (1) Laporan pertanggungjawabanb diterima dengan full toleransi, (2) Pengurus yang akan datang tetap berpegang kepada Institusi, baik program maupun susunan Pengurus. (3) Program yang harus diprioritaskan adalah Pembentukan Pengurus PWRI Dikbudparpora di Tingkat Kabupaten dan se Provinsi Lampung. 

 

Untuyk melengkapi Kepengurusan telah ditunjuk Bapak Azwar Rais sebagai Ketua Tim Formatur, Timh ini diberikan waktu selama dua Minggu untuk memeilih Ketua serta anggota anggota Pengurus lainnya. 


Semoga Formatur dapat melaksanakan tugasnya tampa hambatan berarti. Sukses .... Salam Sehat  Wassalkamualaikum Wr Wb.